HOME -Yann Arthus-Bertrand

Judul : HOME
Sutradara : Yann Arthus-Bertrand
Produksi : Denis Carot and Luc Besson
Tahun : 2009
Durasi : 93 menit 18 detik

HOME adalah sebuah film dokumenter yang dibuat oleh Yann Arthus-Bertrand. Film ini menghadirkan keadaan planet yang kita tempati, yaitu Bumi. Menceritakan tentang iklim dan bagaimana kita (manusia) sebagai spesies paling dominan mengubah bumi, masa lalu, sekarang, dan di masa yang akan datang. Tema yang dibawakan adalah mengenai korelasi antara semua organisme dengan bumi yang terkait dalam hubungan yang rumit namun sangat penting untuk menjaga keseimbangan satu sama lain. Sehingga tidak mungkin ada satu pun organisme yang hidup berdiri sendiri.

Film dokumenter ini diawali dengan menampilkan landscape gunung-gunung volkanis. Dan menjelaskan bahwa asal mula kehidupan itu berasal dari organime bersel satu dari mata air tepi volkanis. Organisme bersel satu inilah yang memiliki peranan penting dalam proses evolusi fotosintesis.

Kemudian kehidupan berkembang, sehingga muncul air dan pepohonan. Lalu dokumenter ini menghadirkan kehidupan manusia yang lebih berorientasi pada lingkup kehidupan yang pada akhirnya memunculkan peradaban. Mulai dari revolusi pertanian, hingga akhirnya ditemukan minyak yang menjadikan peradaban manusia berubah lebih cepat. Adanya industri, kota, gedung-gedung pencakar langit, dan tentunya mengakibatkan kesenjangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kelaparan, kekurangan air bersih, dan yang lebih mengkhawatirkan adalah krisis energi, terlebih listrik.

Adanya ketidakseimbangan dalam pengelolaan energi, air, dan makanan ini akhirnya menimbulkan dampak yang lebih besar, yaitu Global Warming dan krisis karbon. Kota-kota megah seperti New York, Los Angeles, Mumbai, India, Tokyo, Dubai mendapat sorotan dalam film dokumenter ini. Belum lagi melelehnya gunung es atau glasier, menaikkan tinggi permukaan laut, mengubah pola cuaca yang makin susah diprediksi.

HOME menampilkan fakta-fakta tentang bumi dan diikuti oleh sebuah kesimpulan positif. Setidaknya mengajak kita untuk mengenal tempat hidup yang kita tinggali bersama, yaitu bumi. Dan untuk lebih memperhatikan isu-isu lingkungan yang sedikit banyaknya dan lambat laun akan mempengaruhi kehidupan kita semua secara umum.

Dari sisi pengambilan gambar, HOME sangat apik menjaga pengambilan sudut gambar dari awal hingga akhir. Benar-benar film dokumenter yang luar biasa. Untuk informasi yang lebih jelas, Anda bisa mengunjungi situs resminya di http://www.home-2009.com/us/index.html (Insan Sains)

Kita tahu bahwa ada solusinya saat ini. Kita semua mempunyai kekuatan untuk mengubah. Jadi apa yang kita tunggu?

Film dokumenter 2009 “Home” disutradarai oleh fotografer Prancis yang terkenal di dunia, Yann Arthus-Bertrand.

Beliau terkenal karena karya fotografinya dari udara. Dibuka dengan keindahan alam, Bapak Arthus Bertrand telah berhasil mengambil foto tentang bentang alam yang megah dari helikopter dan balon udara.

Yann Arthus-Bertrand mendirikan Yayasan PlanetBaik di tahun 2005. Yayasan itu memfokuskan peningkatan kesadaran publik tentang pemanasan global dan membantu menerapkan bermacam-macam program inovatif untuk mengimbangi emisi-emisi karbon.

Mengakui komitmennya terhadap planet ini, Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-bangsa menghargai dirinya dengan penghargaan “Pembela Bumi” dan menunjuknya sebagai Duta Besar Muhibah tahun 2009.

Bapak Bertrand: Saya pikir sebagai jurnalis kita memiliki kekuatan nyata untuk memberi informasi dan dengan gelar “Duta Besar Muhibah” ini akan mengizinkan saya melakukan hal yang mungkin tidak dapat saya lakukan sebelumnya.

“Home” berisi masalah-masalah yang berpengaruh pada kelangsungan hidup planet kita seperti pengrusakan lingkungan yang disebabkan oleh industri ternak, kekurangan air yang serius, kenaikan permukaan air laut yang cepat, ketergantungan pada bahan bakar fosil, dan penipisan sumber daya alam yang hebat.

Dengan pemandangan dari udara dengan ketajaman yang tinggi tentang Bumi kita, film dokumenter ini secara jelas menggambarkan luasnya Bumi kita yang berharga yang telah dirusak oleh tindakan-tindakan manusia. Pesan pokok film ini adalah kita hanya memiliki sedikit waktu yang tersisa untuk membalikkan kerusakan yang hebat sekali.

Home difilmkan di 54 negara selama periode 18 bulan, menghabiskan proses pengambilan gambar 488 jam. Pembuatan film menggunakan helikopter yang dipasangi dengan kamera-kamera Cineflex dengan ketajaman tinggi yang mampu merekam gambar-gambar bergerak yang halus.

Untuk tujuan lingkungan, para produser mengurangi emisi-emisi yang dikeluarkan selama pembuatannya dengan mengimbangi karbon. Itu memakan waktu kira-kira tiga tahun untuk film dokumenter selama 93 menit sampai pada akhirnya selesai.

Pada tanggal 5 Juni 2009, bersamaan waktunya dengan Hari Lingkungan Dunia, Home mulai diputar di lebih dari 100 negara. Para produser berkata inilah film pertama yang pernah dikeluarkan secara serempak melalui semua saluran media, termasuk bioskop, TV, DVD, dan Internet dan meliputi lima benua. Banyak bioskop menawarkan pemutaran gratis dan film tersebut yang dimainkan pada layar besar di Champ de Mars di Paris, Prancis dan juga di London, Inggris serta New York, AS.

Di Prancis, 8 juta penonton menyaksikan Home di France2 Television pada hari pertunjukan pertama. Sebagai hadiah pada dunia, karya itu disebarkan tanpa biaya dan tersedia untuk ditonton di situs jaringan YouTube.

Kami tampilkan film dokumenter “Home” dengan narasi oleh pemenang penghargaan aktris AS Glenn Close.

Glenn Close: Dengarkan perkataan saya. Anda seperti saya, homo sapiens, manusia bijak. Hidup adalah sebuah keajaiban di Alam Semesta, muncul sekitar 4 miliar tahun yang lalu. Dan kita manusia ada sekitar 200.000 tahun yang lalu. Tapi kita telah mengganggu keseimbangan yang penting bagi kehidupan. Dengarkan dengan teliti pada cerita yang luar biasa ini, yang merupakan cerita yang menarik, dan putuskan apa yang ingin Anda lakukan dengan itu. Ini adalah jejak dari asal usul kita.

Pada awalnya, planet kita seperti lautan api, awan partikel-partikel debu yang bergumpal, serupa dengan begitu banyak kelompok yang serupa di Alam Semesta, tetapi di situlah keajaiban kehidupan terjadi.

Hari ini, kehidupan kita hanyalah mata rantai dari makhluk hidup yang telah melewati masa di Bumi ini selama hampir 4 juta tahun. Dan bahkan hari ini, gunung berapi baru terus memahat bentang daratan kita. Mereka menawarkan sekilas seperti apakah Bumi kita pada kelahirannya, batu-batuan bergelombang dari kedalaman, mengeras, memecah, melepuh atau menyebar dalam lapisan kulit yang tipis, sebelum tertidur dalam waktu tertentu.

Asap-asap murka ini menggulung dari isi perut Bumi yang menjadi saksi terhadap atmosfer asli Bumi ini. Suatu atmosfer tanpa adanya oksigen. Atmosfer yang padat, tebal dengan uap air, penuh karbon dioksida. Tungku perapian. Bumi mendingin. Uap air mengembun dan jatuh dalam hujan yang amat lebat.

Pada jarak yang tepat dari Matahari, tidak terlalu jauh, tidak terlalu dekat, keseimbangan Bumi yang sempurna memungkinkannya mengawetkan air dalam bentuk cairan. Air memotong saluran-saluran. Mereka seperti saluran vena tubuh, cabang-cabang sebuah pohon, pembawa getah tumbuhan yang diberikan air terhadap Bumi. Sungai-sungai mengeluarkan mineral dari batu-batuan, dan secara perlahan menambahkannya ke air tawar dari lautan. Dan lautan menjadi berat karena garam. Dari mana kita berasal? Dari mana kehidupan pertama tercetus menjadi makhluk?

Keajaiban waktu, bentuk-bentuk kehidupan primitif masih ada di sumber mata air panas dunia. Mereka memberikan warna mereka yang disebut archeobakteria. Mereka semua diberi makan panas Bumi. Semua kecuali cyanobakteria, atau alga biru-hijau. Mereka sendiri memiliki kapasitas mengarah ke Matahari untuk menangkap energinya. Mereka semua nenek moyang yang penting dari semua spesies tanaman masa lalu dan kini. Bakteri kecil ini dan jutaan keturunannya mengubah nasib planet kita. Mereka mengubah bentuk atmosfernya.

Apa yang terjadi pada karbon yang meracuni atmosfer ini? Ia masih di sini, terpenjara dalam lapisan kulit Bumi. Di sini, pernah ada laut, didiami oleh mikroorganisme. Mereka menumbuhkan batok mereka dengan menyadap karbon dari atmosfer yang larut ke dalam lautan. Lapisan ini adalah pengumpulan kulit dari jutaan dan jutaan mikro-organisme itu.

Terima kasih kepada mereka, karbon yang mengalir dari atmosfer dan dari bentuk kehidupan lainnya sehingga dapat berkembang. Itulah kehidupan yang mengubah atmosfer. Kehidupan tanaman yang makan dari energi Matahari, yang memungkinkannya memecah molekul air dan mengambil oksigen. Dan oksigen mengisi udara.

Siklus air Bumi adalah proses pembaharuan yang terus menerus. Air terjun, uap air, awan, hujan, mata air, sungai, laut, samudra, gletser… Siklus itu tak pernah berakhir. Selalu ada jumlah air yang sama di Bumi. Semua spesies yang berturut-turut di Bumi telah meminum air yang sama. Kunci yang menakjubkan adalah air; salah satu dari semua yang paling tidak stabil. Ia berwujud cairan sebagai air mengalir, wujud gas sebagai uap air, atau padat sebagai es.

Di Siberia, permukaan yang membeku di danau di musim dingin mengandung  jejak kekuatan bahwa air menyebar ketika ia membeku. Lebih ringan daripada air, es yang mengapung. Membentuk mantel pelindung melawan dingin, di bawah dimana kehidupan dapat berjalan terus.

Mesin kehidupan semuanya bertalian. Semuanya berhubungan. Tidak ada satu pun yang dapat mencukupi dirinya sendiri. Air dan udara tidak dapat dipisahkan, bersatu dalam kehidupan dan untuk kehidupan kita di Bumi, berbagi adalah segalanya.

Permukaan hijau yang luas yang dilihat melalui awan yang menjadi sumber oksigen di udara. Tujuh puluh persennya adalah gas oksigen, tanpanya paru-paru kita tak dapat berfungsi, berasal dari alga yang mewarnai permukaan lautan. Bumi kita bergantung pada keseimbangan, dimana setiap makhluk punya peran untuk dimainkan dan hidup hanya melalui keberadaan makhluk lainnya.

Harmoni yang halus, rapuh, dan mudah pecah. Karena itu, terumbu karang lahir dari perkawinan alga dan kerang. Terumbu karang menutupi sedikitnya 1% dasar lautan, tetapi mereka menyediakan habitat untuk ribuan spesies ikan, kerang-kerangan, dan alga. Keseimbangan setiap lautan tergantung dari mereka.

Bumi menghitung waktu dalam jutaan tahun. Diperlukan lebih dari empat juta tahun bagi bumi untuk membuat pohon. Dalam rantai spesies, pepohonan adalah patung hidup puncak kesempurnaan. Pohon menentang gravitasi, hanya ada satu-satunya elemen alami yang bergerak terus-menerus menuju langit. Mereka tumbuh tidak terburu-buru menuju Matahari yang memberi makan dedaunan mereka. Mereka telah mewarisi cyanobakteria miniscule dengan kekuatan untuk menangkap energi cahaya. Mereka menyimpan dan makan dari itu, mengubahnya menjadi kayu dan daun, dimana kemudian membusuk menjadi campuran air, mineral, sayuran, dan hal-hal yang hidup. Sehingga berangsur-angsur tanahnya terbentuk.

Tanah padat dengan kegiatan mikroorganisme yang tidak putus-putus – makan, menggali, mengisi udara dan berubah. Mereka membuat lapisan humus subur dimana semua kehidupan darat terhubung. Apa yang kita ketahui tentang kehidupan di Bumi? Berapa banyak spesies yang kita sadari? Sepersepuluh dari mereka? Seperseratus mungkin? Apa yang kita ketahui tentang ikatan yang menghubungkan mereka?

Bumi adalah keajaiban. Kehidupan tetaplah misteri. Keluarga satwa disatukan oleh kebiasaan-kebiasaan dan ritual-ritual yang diturunkan melalui generasi ke generasi. Beberapa beradaptasi pada alam padang rumput mereka dan padang rumput beradaptasi pada mereka. Dan keduanya mendapatkannya. Satwa kenyang dan pohon dapat berbunga kembali.

Dalam petualangan kehidupan di Bumi yang besar, setiap spesies mempunyai peran untuk dimainkan, tiap spesies punya tempatnya. Tiada yang sia-sia atau berbahaya. Mereka semua menyeimbangkan. Dan itulah dimana Anda, homo sapiens, manusia bijak, memasuki cerita ini. Anda mendapat manfaat dari warisan berusia 4 miliar tahun yang hebat yang diwarisi oleh Bumi. Anda hanya berusia 200.000 tahun, tetapi Anda telah mengubah wajah dunia. Meskipun Anda rentan, tetapi Anda telah mengambil milik setiap habitat dan menaklukkan teritori yang luas, seperti tak ada spesies lainnya sebelum Anda.

Setelah mengembala 180.000 tahun dan terima kasih pada iklim yang lebih murah hati, manusia menetap. Mereka memilih untuk hidup dalam lingkungan yang basah. Bahkan sekarang, mayoritas manusia hidup di garis pantai benua atau tepian sungai-sungai dan danau-danau.

Sepanjang planet ini, satu dari empat orang hidup seperti yang dilakukan umat manusia 6.000 tahun lalu, energi mereka satu-satunya masih disediakan alam dari musim demi musim. Itulah cara kehidupan dari 1,5 miliar orang yang lebih banyak daripada populasi yang digabungkan dari semua negara-negara kaya. Tapi harapan hidup mereka pendek dan kerja keras mengambil akibatnya. Ketidakpastian alam membebani hidup sehari-hari. Pendidikan adalah hal yang langka. Anak-anak adalah satu-satunya aset keluarga selama sepasang tangan ekstra memberi kontribusi yang perlu bagi keberadaannya.

Kejeniusan manusia selalu memiliki kelebihan akan kelemahannya. Energi fisik dan kekuatan dari alam tidak cukup memberkahi manusia, ditemukan dalam hewan yang membantu mereka menjelajah wilayah baru. Tapi bagaimana Anda bisa menguasai dunia dengan perut yang kosong?

Penemuan dari pertanian mengubah sejarah kita selamanya. Kurang dari 10.000 tahun lalu, pertanian adalah revolusi terbesar pertama. Menghasilkan surplus pertama dan melahirkan kota-kota dan peradaban. Memori dari ribuan tahun lalu yang terus berjuang demi makanan telah memudar. Kita membuat biji-bijian sebagai ragi kehidupan, kita melipatgandakan jumlah variasi dan belajar beradaptasi dengan tanah dan iklim kita. Kita persis seperti spesies lain di Bumi.

Prinsip utama kita adalah mencari makan. Ketika tanah sudah kurang murah hati dan air menjadi langka, kita mampu melakukan usaha yang luar biasa untuk mengekstrak dari tanah agar cukup untuk hidup.

Manusia membentuk lahan dan dengan kesabaran dan pengabdian yang diminta oleh Bumi. Pertanian adalah pekerjaan yang paling tersebar luas di dunia. Separuh dari manusia mengolah tanah, hampir tiga perempatnya dengan tangan. Pertanian hampir seperti sebuah tradisi yang diteruskan dari generasi ke generasi dalam peluh, perjuangan, dan kerja keras, karena bagi kemanusiaan, itu adalah syarat untuk hidup. Tapi, setelah bergantung pada kekuatan otot sekian lama, umat manusia menemukan cara mengambil energi yang terkubur dalam Bumi.

Api ini juga berasal dari tumbuhan. Sekantung sinar matahari. Energi yang murni. Energi dari Matahari, ditangkap lebih dari jutaan tahun oleh jutaan tanaman lebih dari 100 juta tahun yang lalu. itu adalah batu bara, gas, dan minyak. Dan kantung sinar matahari itu membebaskan manusia dari kerja keras di tanah. Dengan minyak, dimulai era dimana manusia terbebas dari kekangan waktu. Dengan minyak, beberapa dari kita memperoleh kenyamanan yang tak bisa ditiru. Dan dalam 50 tahun, dalam satu masa kehidupan, Bumi telah berubah jauh lebih radikal daripada generasi sebelumnya.

Lebih cepat dan lebih cepat. Dalam 60 tahun terakhir, populasi Bumi telah hampir berlipat tiga. Dan lebih dari 2 miliar orang telah berpindah ke kota-kota.

Lebih cepat dan cepat. Shenzhen, di China, dengan ratusan pencakar langit dan jutaan penghuni, hanyalah sebuah desa pemancingan kecil sekitar 40 tahun lalu.

Lebih cepat dan cepat. Di Shanghai, 3.000 menara dan pencakar langit telah dibangun dalam 20 tahun. Ratusan lagi sedang dalam pembangunan. Hari ini, lebih dari separuh tujuh miliar penduduk bumi tinggal di kota-kota.

New York, kota megalopolis pertama adalah simbol dari eksploitasi dari energi yang disuplai Bumi karena kejeniusan manusia. Tenaga kerja manusia dari jutaan imigran, energi batu bara, dan kekuatan minyak yang dahsyat.

Amerika adalah yang pertama memanfaatkan kekuatan fenomenal, revolusioner dari “emas hitam.” Di pertambangan, mesin mengganti manusia. Satu liter minyak menghasilkan energi sebanyak 100 pasang tangan dalam 24 jam. Di Amerika Serikat, hanya 3 juta petani yang tersisa. Mereka memproduksi cukup biji-bijian untuk memberi makan 2 miliar orang. Tapi hampir semuanya bukan untuk memberi makan manusia. Di sini, dan di semua negara industrialisasi lain, hasil panen diubah menjadi pakan ternak atau bahan bakar bio.

Kantung energi matahari memburu momok kekeringan yang menghantui pertanian. Tiada musim semi yang lolos dari permintaan pertanian yang bertanggung jawab atas 70% dari konsumsi air oleh manusia. Gagal panen dan kelaparan menjadi ingatan yang jauh. Sakit kepala yang terbesar sekarang adalah apa yang dilakukan dengan surplus yang dilahirkan pertanian modern.

Tapi pestisida beracun meresap dalam udara, tanah, tanaman, hewan, sungai, dan lautan. Mereka meresap dalam inti sel yang serupa dengan sel induk yang dibagi oleh semua bentuk kehidupan. Apakah mereka berbahaya bagi manusia yang mereka lepaskan dari kelaparan? Para petani dalam baju pelindung kuning mereka mungkin punya jawaban.

Lalu tiba pupuk, penemuan petrokimia lain. Mereka memproduksi suatu hasil yang belum pernah ada sebelumnya dalam petak tanah yang telah dihiraukan. Tumbuhan beradaptasi dengan tanah dan iklim yang memberi varietas yang paling produktif dan termudah untuk ditransportasi. Dan, dalam abad terakhir, tiga perempat dari varietas yang dikembangkan petani selama ribuan tahun telah hilang.

Sejauh yang dapat dilihat mata, pupuk di bawah, plastik di atas. Rumah-rumah kaca dari Almeria di Spanyol adalah taman sayuran Eropa. Sebuah kota dengan sayuran berukuran sama menunggu ratusan truk setiap harinya yang akan membawa mereka ke supermarket benua tersebut.

Semakin sebuah negara berkembang, semakin banyak daging yang dikonsumsi penduduknya. Bagaimana mungkin permintaan dunia yang terus tumbuh dapat dipenuhi dengan berkonsentrasi pada peternakan sapi?

Lebih cepat dan cepat. Seperti siklus hidup dari ternak, yang mungkin tak pernah di padang rumput, memproduksi daging lebih cepat dari metabolisme hewan itu sendiri. Dalam lahan pangan yang luas, tanah diinjak-injak oleh jutaan ternak, tak satupun rumput yang tumbuh. Armada truk-truk dari setiap sudut negara membawa berton-ton gandum, kedelai, dan biji-bijian yang kaya protein hanya untuk dijadikan berton-ton daging. Hasilnya adalah butuh 100 liter air untuk memproduksi satu kilogram kentang, 4.000 liter untuk satu kilogram beras, dan 13.000 liter untuk satu kilogram daging sapi. Tidak disebutkan minyak yang dihabiskan untuk proses produksi dan transportasi.

Peternakan kita telah menjadi peternakan bertenaga minyak. Memberi makan dua kali lipat manusia di Bumi, tapi telah menggantikan keanekaragaman dengan standardisasi.

Ini telah menawarkan kenyamanan bagi kita yang hanya bisa kita mimpikan, tapi membuat gaya hidup kita bergantung pada minyak. Ini adalah pengukuran waktu yang baru. Jam dunia kita sekarang berdetak sesuai ritme dari mesin yang tak kenal lelah yang mengetuk-mengetuk dalam kantung sinar matahari. Keseluruhan planet ini penuh perhatian pada metronom-metronom berikut dari harapan dan ilusi. Harapan dan ilusi yang sama yang berkembang untuk kebutuhan kita, nafsu tak terpuaskan yang meningkat, dan pemborosan. Kita tahu bahwa akhir dari minyak murah sudah dekat, tapi kita menolak percaya.

Bagi banyak dari kita, impian Amerika diwujudkan dalam sebuah nama legendaris – Los Angeles. Dalam kota yang terbentang lebih dari 100 kilometer, jumlah mobil hampir sama dengan jumlah penghuninya. Di sini, energi membuat pertunjukan fantastis setiap malam. Hari-hari tampak seperti refleksi pudar dari malam yang mengubah perkotaan menjadi langit berbintang.

Lebih cepat dan cepat. Jarak tidak lagi dihitung dalam mil, tapi dalam menit. Mobil membentuk pinggiran kota, dimana tiap rumah adalah istana, jarak yang aman dari pusat kota yang sesak, dan dimana jajaran rapi dari rumah-rumah berderet di sekitar jalan-jalan buntu. Model dari beberapa negara yang beruntung ini telah menjadi impian universal yang disiarkan oleh televisi di seluruh dunia.

Bahkan di sini di Beijing, diklon, digandakan dan direproduksi dalam rumah-rumah seragam yang menyingkirkan pagoda dari peta. Mobil telah menjadi simbol dari kenyamanan dan kemajuan. Jika model ini diikuti oleh semua masyarakat, planet ini tidak hanya punya 900 juta kendaraan seperti sekarang, tapi 5 miliar.

Lebih cepat dan cepat. Semakin dunia berkembang, semakin besar kebutuhan energinya. Dimana-mana mesin menggali, mengebor, dan mencabik dari bumi potongan-potongan bintang yang terkubur di kedalaman sejak penciptaan… mineral.

Sebagai hak istimewa energi, 80% dari kekayaan mineral ini dikonsumsi oleh 20% dari populasi dunia. Sebelum akhir abad ini, pertambangan berlebih akan menghabiskan lebih dari semua cadangan planet.

Lebih cepat dan cepat. Galangan kapal mengaduk kapal minyak, kontainer, dan kapal gas untuk memenuhi permintaan dari produksi industri globalisasi. Hampir semua produk konsumen bepergian ribuan kilometer dari negara produsen ke negara konsumen.

Sejak tahun 1950, volume dari perdagangan internasional telah meningkat 20 kali. 90% perdagangan lewat laut. 500 juta kontainer ditransportasi tiap tahun menuju pusat konsumsi dunia, seperti Dubai. Dubai adalah sejenis kulminasi dari model Barat, sebuah negara dimana yang tidak mungkin menjadi mungkin. Membangun pulau buatan di laut, contohnya. Dubai memiliki sedikit sumber daya alam, tapi dengan uang minyak dapat membawa jutaan ton material dan pekerja dari seluruh planet. Dubai tak memiliki pertanian tapi bisa mengimpor pangan. Dubai tak punya air, tapi bisa menghabiskan energi dalam jumlah yang luar biasa untuk mensalinasi air laut dan membangun pencakar langit tertinggi di dunia. Dubai mempunyai matahari tanpa batas, tanpa panel surya. ini adalah sebuah totem dari modernitas total yang tak pernah gagal membuat kagum dunia. Dubai seperti mercusuar baru bagi semua uang dunia. Tak ada yang nampak lebih lepas dari alam dibandingkan Dubai, meskipun tak ada yang bergantung pada alam lebih dari Dubai. Dubai adalah sejenis kulminasi dari model Barat.

Kita tidak memahami bahwa kita menguras apa yang disediakan alam. Sejak tahun 1950, penangkapan ikan meningkat lima kalinya dari 18 menjadi 100 juta metrik ton per tahun. Ratusan perusahaan kapal mengosongkan lautan. Tiga perempat dari ikan di laut ditangkap habis, menyusut atau dalam bahaya karena tindakan di atas. Sebagian besar ikan besar telah ditangkap dari keberadaannya karena mereka tak punya waktu untuk berkembang biak. Kita menghancurkan siklus lingkaran hidup yang diberikan pada kita. Pada rata-rata saat ini, semua persediaan ikan terancam menyusut. Kita telah melupakan bahwa sumber daya alam itu langka.

Lima ratus juta manusia hidup di gurun-gurun dunia, lebih dari gabungan populasi Eropa. Mereka mengetahui arti dari air. Mereka mengetahui bagaimana menghematnya. Di sini, mereka tergantung pada sumur yang diisi ulang oleh air tanah, yang terkumpul di bawah tanah pada saat hujan turun di gurun ini 25.000 tahun lalu. Air tanah juga membantu tanaman tumbuh di gurun untuk menyediakan makanan bagi masyarakat setempat. Bentuk sirkulasi halaman berasal dari pipa yang mengirigasinya di sekitar sumbu pusat. Tetapi harus dibayar dengan biaya yang sangat besar. Air tanah adalah sumber daya alam yang tak dapat diperbarui.

Di Saudi Arabia, impian dari industri pertanian di gurun telah pudar. Seperti pada peta perkamen, titik terang dari tambalan ini menunjukkan cerita terabaikan. Peralatan irigasi masih ada di sana. Energi untuk memompa air juga. Tetapi persediaan air tanah sudah sangat terkuras.

Israel mengubah gurun menjadi tanah yang bisa ditanami. Walaupun rumah kaca ini sekarang diirigasi tetes demi tetes, konsumsi air terus meningkat seiring dengan ekspor. Sungai Yordan yang dulunya perkasa sekarang hanyalah aliran kecil. Airnya telah mengalir ke pasar swalayan di seluruh dunia dalam peti-peti kayu berisi buah dan sayuran. Nasib Yordania tidaklah unik. Di seluruh Bumi, satu dari sepuluh sungai besar tidak lagi mengalir ke laut selama beberapa bulan dalam setahun. Sungai Yordan sangat kekurangan air, tinggi air Laut Mati terus berkurang lebih dari satu meter tiap tahun.

India beresiko menjadi negara yang paling menderita dari kekurangan air pada abad mendatang. Irigasi besar-besaran telah memberi makan populasi yang meningkat dan dalam 50 tahun terakhir, 21 juta sumur telah digali. Di berbagai tempat di negara ini, pengeboran harus menggali makin dalam untuk mencapai air tersebut. Di India bagian barat, 30% sumur telah ditinggalkan. Sumber air bawah tanah mengering. Waduk air yang sangat luas akan menampung hujan musiman untuk mengisi sumber air. Pada musim kering, wanita dari desa lokal menggalinya dengan tangan kosong. Ribuan kilometer jauhnya, 800 sampai 1.000 liter air dikonsumsi tiap orang setiap harinya.

Las Vegas dibangun di atas gurun. Jutaan orang tinggal di sana. Ribuan orang datang setiap bulannya. Penduduk Los Angeles adalah salah satu konsumen air terbesar di dunia. Palm Spring adalah kota gurun lainnya dengan tanaman tropis dan banyak daerah golf. Seberapa lama khayalan ini terus berkembang? Bumi tak dapat mendukungnya. Sungai Colorado, yang membawa air ke kota-kota ini adalah salah satu sungai yang tidak lagi mencapai laut. Tingkat air di danau-danau penampungan ini di sepanjang alirannya berkurang dengan cepat. Kekurangan air dapat mempengaruhi hampir 2 miliar orang sebelum tahun 2025.

Lahan basah mewakili enam persen permukaan bumi ini. Di bawah tenangnya air terdapat sebuah pabrik dimana tanaman dan mikro-organisme dengan sabar menyaring air dan mencerna semua polusi. Rawa-rawa ini adalah lingkungan yang sangat diperlukan untuk memperbarui dan menjernihkan air. Mereka adalah karang yang mengatur aliran air. Mereka menyerapnya di musim hujan dan mengeluarkannya di musim kering.

Ras kita menguasai lebih banyak tanah, kita menggunakannya sebagai padang rumput ternak kita, atau sebagai lahan pertanian atau bangunan. Pada abad terakhir, setengah dari rawa-rawa dunia telah dikeringkan. Kita tahu apakah karena kekayaannya ataupun kekuasaannya. Semua masalah hidup terkait, air, udara, tanah, pepohonan. Keajaiban dunia tepat di depan mata kita. Pepohonan meniupkan air tanah ke atmosfer dalam bentuk kabut ringan. Mereka membentuk kanopi yang mengurangi dampak hujan lebat. Hutan menyediakan kelembaban yang penting bagi kehidupan.

Mereka menyimpan karbon yang berisi lebih dari semua atmosfer Bumi. Mereka adalah dasar dari keseimbangan iklim yang sangat kita perlukan.

Pepohonan adalah hutan utama yang menyediakan habitat bagi tiga perempat keanekaragaman hayati bumi, bisa dikatakan untuk semua kehidupan di Bumi. Hutan-hutan ini menyediakan pertolongan yang dapat merawat kita. Zat-zat yang dikeluarkan oleh tanaman ini dapat ditemukan dalam tubuh kita. Sel-sel kita berbicara dalam bahasa yang sama. Kita berasal dari keluarga yang sama. Tetapi baru dalam 40 tahun lalu, hutan hujan terluas dunia, Amazon, telah berkurang 20%. Hutan dijadikan tempat menggembala ternak atau pertanian kedelai. Sembilan puluh lima persen kedelai ini digunakan untuk memberi makan ternak dan unggas di Eropa dan Asia. Dan juga, sebuah hutan diubah menjadi daging.

Hampir 20 tahun lalu, Kalimantan, pulau terbesar keempat di dunia, dipenuhi oleh hutan utama yang luas. Dengan percepatan penebangan hutan saat ini, ia akan menghilang sepenuhnya dalam 10 tahun. Zat hidup yang mengikat air, udara, bumi dan matahari di Kalimantan telah dirusak di salah satu tempat sumber keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Malapetaka ini dipicu untuk menghasilkan minyak sawit, salah satu minyak paling produktif dan banyak dipakai di dunia yang berasal dari Kalimantan. Minyak sawit tidak hanya memenuhi pertambahan permintaan makanan kita, tapi juga kosmetik, detergen, dan yang sedang meningkat, yaitu bahan bakar alternatif.

Keanekaragaman hayati hutan digantikan dengan satu jenis spesies, yaitu kelapa sawit. Bagi masyarakat lokal, ini menyediakan pekerjaan. Ini adalah suatu industri pertanian.

Contoh lain dari penggundulan hutan secara besar-besaran adalah pohon kayu putih. Pohon kayu putih digunakan untuk membuat bubur kertas. Perkebunan berkembang karena permintaan kertas telah meningkat lima kali lipat dalam 50 tahun. Satu hutan tidak menggantikan hutan yang lain. Pada kaki dari pohon kayu putih ini tak ada yang tumbuh karena daunnya membentuk lapisan yang merupakan racun bagi sebagian besar jenis tanaman. Mereka cepat tumbuh, tapi menghabiskan sumber air.

Kedelai, kelapa sawit, pohon kayu putih. Penebangan hutan yang merusak ini untuk memproduksi barang maupun daging secara berlebih-lebihan. Ditempat lain, penebangan hutan adalah usaha akhir untuk hidup.

Lebih dari dua miliar orang, hampir sepertiga populasi dunia, masih bergantung pada arang kayu. Di Haiti, salah satu negara termiskin di dunia, arang kayu adalah salah satu konsumsi utama masyarakatnya. Dahulu adalah “Mutiara Karibia,” Haiti tidak dapat lagi memberi makan orang-orangnya tanpa bantuan asing. Di atas bukit Haiti, hanya dua persen hutan yang tersisa. Tanah gundul, tidak ada yang menjaga tanahnya lagi. Air hujan menghanyutkannya menuruni bukit menuju laut. Yang tersisa sangat tidak sesuai bagi pertanian.

Di beberapa tempat di Madagaskar, erosinya sangat luar biasa. Seluruh tebing bukitnya menderita luka yang dalam ratusan meter luasnya. Tipis dan rapuh, tanah dibuat oleh zat hidup. Dengan erosi, lapisan humus yang baik yang memerlukan ribuan tahun untuk terbentuk, menghilang begitu saja. Di sinilah salah satu teori dari cerita Rapanui, para penduduk Pulau Paskah yang mungkin membuat kita berhenti sejenak untuk berpikir. Hidup di pulau paling terisolasi di dunia, Rapanui mengeksploitasi sumber daya alamnya sampai tidak ada yang tersisa. Peradabannya tidak bertahan. Pada daratan ini berdiri pohon kelapa tertinggi di dunia. Mereka telah menghilang, Orang Rapanui menebang semuanya demi kayu tersebut. Mereka kemudian mengalami erosi tanah dimana-mana. Tidak ada pohon lagi untuk membuat sampan. Namun Rapanui membangun salah satu peradaban paling cemerlang di Pasifik. Petani inovatif, pembuat patung, ahli navigasi luar biasa, mereka terjebak dalam kepadatan penduduk dan kekurangan sumber daya. Mereka mengalami kegelisahan sosial, pemberontakan, dan kelaparan. Banyak yang tidak selamat dari bencana alam. Misteri sesungguhnya dari Pulau Paskah dimana patung-patung aneh itu berada di sana, sekarang kita tahu. Itulah kenapa Rapanui tidak bereaksi tepat waktu. Itu hanya salah satu dari sejumlah teori, tetapi hal ini cukup relevan dengan kita saat ini.

Sejak tahun 1950, populasi dunia hampir menjadi tiga kali lipat. Dan sejak tahun 1950, kita telah banyak mengubah bumi kita secara mendasar di sepanjang sejarah selama 200.000 tahun.

Nigeria adalah pengekspor minyak terbesar di Afrika, namun 70% populasinya hidup di bawah garis kemiskinan. Kekayaannya ada di sana, tapi penduduk negaranya tidak memiliki akses ke sana. Yang sama terjadi di seluruh dunia. Setengah orang miskin di dunia hidup di negara yang kaya sumber dayanya. Cara kita berkembang tidak memenuhi janjinya.

Dalam 50 tahun ini, jurang antara yang kaya dan miskin telah tumbuh semakin dalam. Hari ini, setengah kekayaan dunia berada di tangan orang terkaya yaitu dua persen dari populasi. Dapatkah perbedaan ini dipertahankan? Merekalah penyebab pergerakan penduduk yang skalanya belum kita direalisasikan sepenuhnya.

Kota Lagos memiliki populasi 700.000 jiwa di tahun 1960 yang akan naik jadi 16 juta di tahun 2025. Lagos adalah salah satu metropolitan besar yang tumbuh paling cepat di dunia. Pendatang baru sebagian besar adalah petani yang terpaksa menyerahkan tanah demi ekonomi atau alasan demografis, atau karena kekurangan sumber daya. Ini adalah pertumbuhan kota jenis baru yang radikal, didorong oleh kebutuhan untuk bertahan dibandingkan alasan kemakmuran.

Setiap minggu, lebih dari sejuta orang menambah populasi kota-kota di dunia. 1 dari 6 orang manusia sekarang hidup dalam kegentingan, lingkungan tidak sehat, kelebihan populasi tanpa akses pada kebutuhan sehari-hari, seperti air, kebersihan, listrik.

Kelaparan tersebar dimana-mana yang mempengaruhi hampir 1 miliar orang. Di seluruh dunia, yang miskin banting tulang untuk bertahan hidup, sementara kita terus menggali sumber daya alam dimana kita tak bisa hidup tanpanya. Kita semakin menyimpang jauh pada daerah yang sebelumnya tak terjamah dan di daerah yang semakin sulit dieksploitasi. Kita tidak mengubah cara kita. Mungkinkah minyak akan habis?

Kita masih bisa mengambil minyak dari aspal di Kanada. Truk-truk terbesar di dunia membawa ribuan ton pasir. Proses pemanasan dan pemisahan aspal dari pasir memerlukan jutaan meter kubik air. Diperlukan jumlah energi yang sangat besar. Polusi adalah bencana. Prioritas paling penting ternyata untuk mengambil tiap kantung sinar matahari.

Tangki minyak kita menjadi semakin besar. Keperluan energi kita meningkat secara konstan. Kita berusaha memicu pertumbuhan bagaikan oven tanpa dasar yang memerlukan semakin banyak bahan bakar. Ini semua tentang karbon. Pada beberapa dekade ini, karbon yang membuat atmosfer kita menjadi sebuah pemanas dan yang ditangkap oleh alam lebih dari jutaan tiap tahun. Atmosfer ini memanas. Tidak dapat dibayangkan bila sebuah kapal bisa ke sini beberapa tahun lalu. Transportasi, industri, penebangan hutan, peternakan merupakan aktivitas kita yang melepaskan karbon dalam jumlah yang luar biasa.

Tanpa menyadarinya, molekul demi molekul kita telah merusak keseimbangan iklim Bumi. Semua mata menuju ke kutub, dimana dampak pemanasan global paling nyata terlihat. Terjadi dengan sangat cepat. Jalur darat laut yang menghubungkan Amerika, Eropa, dan Asia lewat kutub sekarang telah terbuka. Lapisan es Artik mencair. Di bawah dampak pemanasan global, lapisan es telah hilang 40% ketebalannya dalam 40 tahun ini. Di musim panas, es menyusut tiap tahun. Yang mungkin menghilang pada bulan-bulan musim panas tahun 2030. Ada yang mengatakan 2015.

Sinar matahari yang dulunya dipantulkan oleh lapisan es sekarang menembus kedalaman air dan memanaskannya. Proses pemanasannya cepat terkumpul. Es ini mengandung catatan sejarah bumi kita. Konsentrasi karbon dioksida belum pernah begitu tinggi selama beberapa ratus ribu tahun. Umat manusia tidak pernah tinggal dalam atmosfer seperti ini.

Apakah eksploitasi sumber daya alam besar-besaran mengancam kehidupan setiap makhluk hidup? Perubahan iklim meningkatkan ancamannya. Pada tahun 2050, seperempat spesies Bumi mungkin terancam punah. Pada daerah kutub ini, keseimbangan alam telah terganggu. Di sekitar Kutub Utara, lapisan es telah hilang 30% dari area permukaannya selama 30 tahun. Tetapi saat Greenland secara cepat menjadi semakin hangat, air tawar dari seluruh benua itu mengalir menuju ke lautan.

Es Greenland mengandung 20% air tawar seluruh bumi. Jika mencair, permukaan laut akan naik hampir tujuh meter. Tetapi di sana tidak ada industri. Lapisan es Greenland menderita akibat gas rumah kaca yang dihasilkan oleh tempat lain di Bumi. Ekosistem kita tidak memiliki perbatasan. Dimanapun kita berada, tindakan kita bereaksi ke seluruh Bumi. Atmosfer bumi kita tidak terbagi. Inilah aset yang kita bagi. Pada permukaan Greenland muncul danau di permukaan daratan. Lapisan es mulai mencair dengan cepat yang bahkan ilmuwan paling pesimis pun tidak membayangkannya 10 tahun lalu.

Semakin banyak sungai akibat gletser yang bergabung dan mengalir melewati  permukaan. Diperkirakan air akan membeku di kedalaman es. Namun kebalikannya, air mengalir di bawah es, membawa lapisan es menuju laut, dimana ia pecah menjadi gunung es.

Jika air tawar dari lapisan es Greenland bertahap menetes ke dalam lautan, dataran rendah di seluruh dunia akan terancam. Permukaan laut meningkatkan debit air yang terus bertambah saat dia bertambah hangat, pada abad ke-20, naik sebesar 20 centimeter. Semuanya menjadi tidak stabil. Batu karang misalnya, sangat sensitif pada perubahan kecil suhu air. Tiga puluh persen telah menghilang. Mereka adalah rantai penting pada mata rantai spesies.

Di atmosfer, aliran angin utama berubah arah. Siklus hujan berubah. Keadaan iklim berubah. Penduduk pulau dataran rendah di Maladewa, misalnya, berada di ujung tombak. Mereka semakin memprihatinkan. Beberapa telah mencari tempat baru untuk bisa dihuni.

Jika kenaikan air laut berlanjut semakin cepat, apa yang akan dilakukan kota-kota besar terutama seperti Tokyo, kota paling padat di dunia?

Setiap tahun, perkiraan para ilmuwan menjadi semakin mengkhawatirkan. Tujuh puluh persen populasi dunia hidup di garis pantai. Sebelas dari 15 kota terbesar berada di tepi pantai atau muara sungai. Bila laut naik, air asin akan menyerbu daerah air tawar, merampas wilayah air minum penduduknya. Fenomena migrasi tak dapat dielakkan. Satu-satunya ketidakpastian adalah skalanya.

Di Afrika, Gunung Kilimanjaro tak dapat dikenali lagi. Delapan puluh persen dari gletsernya telah menghilang. Di musim panas, sungai-sungai tidak lagi mengalir. Penduduk setempat terkena dampak kekurangan air.

Bahkan pada tempat tertinggi dunia, di pusat Himalaya, salju abadi dan gletsernya semakin menyusut. Namun gletser ini memainkan peran penting dalam siklus air. Mereka menampung air dari musim hujan sebagai es dan melepaskannya di musim panas saat salju meleleh. Gletser Himalaya adalah sumber dari semua sungai besar Asia, Indus, Gangga, Mekong, Yangtze, Kiang. Dua miliar penduduk tergantung pada mereka untuk air minum dan irigasi pertaniannya, seperti di Bangladesh. Pada delta Gangga dan Brahmaputra, Bangladesh secara langsung terpengaruh oleh fenomena yang terjadi di Himalaya dan pada tingkat permukaan laut. Inilah salah satu negara terpadat dan termiskin penduduknya di dunia. Yang sudah terkena pemanasan global.

Kombinasi dampak peningkatan banjir dan badai yang dramatis bisa menyebabkan sepertiga masa daratannya hilang. Saat penduduk menderita akibat fenomena merusak ini, mereka secepatnya pindah tempat. Negara-negara kaya tidak akan bertahan. Kekeringan melanda seluruh dunia. Di Australia, setengah tanah pertanian sudah terpengaruh. Kita dalam proses mengkompromikan keseimbangan iklim yang telah mengijinkan kita berkembang selama lebih dari 12.000 tahun.

Memakan lebih sedikit daging sudah pasti merupakan cara hidup yang lebih sehat. Makan lebih sedikit daging setara dengan melepaskan lebih sedikit CO2 dan metana ke atmosfer. Karena daging bertanggung jawab atas penebangan hutan besar-besaran dan sekarang ini daging berbiaya amat tinggi dalam kaitannya dengan energi.

Selain itu, peternakan adalah salah satu pelepas gas rumah kaca yang terbesar, lebih besar daripada transportasi, jadi kita harus menyadari hal ini. Karena metana adalah suatu gas rumah-kaca yang 20 kali lebih panas daripada CO2, makanlah lebih sedikit daging, itu lebih baik bagi alam dan lingkungan.

Semakin banyak kebakaran hutan mengganggu kota besar Pada gilirannya, itu memperburuk pemanasan global. Saat pepohonan terbakar, mereka melepaskan karbon dioksida. Sistem yang mengendalikan iklim kita telah sangat terganggu. Elemen tempat iklim bergantung telah diganggu.

Jarum jam perubahan iklim berdetik dalam lanskap yang luas ini. Di sini di Siberia, dan tempat lainnya di berbagai penjuru planet, sangat dingin sehingga tanah senantiasa membeku. Itu dikenal sebagai permafrost. Di bawah permukaan tanah, terdapat bom-waktu iklim, – metana, suatu gas rumah-kaca yang 20 kali lebih panas daripada karbon dioksida. Jika permafrost itu meleleh, metana yang terlepaskan akan menyebabkan efek rumah-kaca yang akan berlari tak terkendalikan dengan konsekuensi yang tak bisa diperkirakan seorang pun. Secara harafiah kita akan berada dalam teritori yang tak dikenal.

Manusia memiliki tidak lebih dari 10 tahun untuk membalikkan kecenderungan ini dan menyeberang dari teritori ini… kehidupan di atas Bumi seperti yang belum pernah kita ketahui. Kita telah menciptakan fenomena yang tidak bisa kita kendalikan. Karena asal kita, air, udara dan bentuk kehidupan berkaitan sangat erat. Tetapi saat ini kita telah merusak mata rantai itu. Marilah hadapi kenyataan itu. Kita harus meyakini apa yang kita ketahui.

Semua yang baru saja kita saksikan adalah pencerminan dari tingkah laku manusia. Kita telah membentuk Bumi dalam citra kita. Kita memiliki waktu yang sangat singkat untuk berubah. Bagaimana abad ini bisa memikul beban dari 9 miliar manusia jika kita menolak bertanggung jawab atas segala hal yang  telah kita lakukan sendiri?

20% dari populasi dunia mengonsumsi 80% dari sumber daya dunia. Dunia menggunakan 12 kali lebih banyak dalam pengeluaran militer daripada membantu negara berkembang. 5000 orang mati setiap hari karena air minum yang kotor. 1 miliar orang tidak memiliki akses terhadap air minum yang aman. Hampir 1 miliar orang kelaparan. Lebih dari 50% biji-bijian yang diperdagangkan di dunia dipergunakan untuk makanan hewan atau untuk biofuel. 40% tanah garapan menderita kerusakan jangka panjang. Setiap tahun, 13 juta hektar hutan lenyap.

Satu dari empat mamalia, satu dari delapan ekor burung, satu dari tiga amfibi terancam kepunahan. Spesies sekarat pada suatu ritme yang 1000 kali lebih cepat daripada laju alami. Tiga perempat dari area perikanan habis, terkuras atau berada dalam kemerosotan membahayakan.

Temperatur rata-rata dalam 15 tahun terakhir telah menjadi yang tertinggi yang pernah tercatat. Selubung es 40% lebih tipis daripada 40 tahun yang lalu.

Setidaknya mungkin ada 200 juta pengungsi iklim pada tahun 2050. Kerugian dari tindakan kita amatlah tinggi. Orang lain yang membayarnya tanpa secara aktif terlibat di dalamnya.

Saya telah melihat kamp pengungsi sebesar kota, tergeletak di padang pasir. Berapa banyak pria, wanita dan anak-anak yang akan tercampak di sisi jalan esok hari? Haruskah kita selalu mendirikan tembok untuk memutuskan rantai solidaritas manusia, memisahkan orang dan melindungi kebahagiaan beberapa orang terhadap derita orang lain?

Terlalu terlambat untuk menjadi seorang pesimis. Saya tahu bahwa seorang manusia bisa merubuhkan setiap tembok. Terlalu terlambat untuk menjadi seorang pesimis.

Di seluruh dunia, 4 dari 5 anak bersekolah. Belum pernah sebelumnya pembelajaran diberikan kepada begitu banyak manusia. Setiap orang, dari yang terkaya sampai yang termiskin, bisa membuat kontribusi. Lesotho, salah satu negara termiskin di dunia, secara proporsional adalah salah satu yang berinvestasi terbanyak dalam pendidikan rakyatnya.

Qatar, salah satu dari negara bagian terkaya di dunia telah membuka pintunya terhadap universitas terbaik. Kebudayaan, pendidikan, penelitian dan inovasi adalah sumber daya yang tak habisnya.

Di Bangladesh, seorang pria memikirkan hal yang mustahil dan mendirikan bank yang hanya memberi pinjaman kepada orang miskin. Dalam waktu 30 tahun, itu telah mengubah kehidupan dari 150 juta orang.

Antartika adalah benua dengan sumber daya alam yang sangat besar dimana tiada negara yang bisa mengaku sebagai miliknya, ini adalah daerah alami yang dibaktikan untuk perdamaian dan sains. Sebuah perjanjian ditandatangani 49 negara yang telah membuatnya sebagai harta bagi seluruh manusia.

Terlalu terlambat untuk menjadi seorang pesimis. Pemerintah telah bertindak untuk melindungi hampir 2% dari perairan teritorial. Itu tidaklah banyak tetapi 2 kali lebih banyak daripada 10 tahun yang lalu. Cagar alam pertama diciptakan hanyalah sekitar lebih dari satu abad yang lalu yang mencakup lebih dari 13% benua. Hal itu menciptakan ruang dimana kegiatan manusia selangkah dengan pelestarian spesies, tanah, dan lanskap. Keharmonisan ini, antara manusia dan alam bisa menjadi peraturan, bukan lagi pengecualian.

Di Amerika Serikat, New York telah menyadari apa yang dilakukan alam terhadap kita. Hutan dan danau ini memasok semua air minum yang diperlukan kota itu.

Di Korea Selatan, hutan telah dirusak oleh perang. Berkat program nasional penghutanan kembali, hutan itu sekali lagi menutupi 65% dari negara itu. Lebih dari 75% kertas didaur ulang.

Kosta Rika telah membuat suatu pilihan antara pengeluaran militer dan pelestarian tanah. Negara itu tidak lagi memiliki angkatan bersenjata. Negara itu lebih suka membaktikan sumber daya, terhadap pendidikan turisme – ekologi dan perlindungan terhadap hutannya yang utama.

Gabon adalah salah satu penghasil kayu utama di dunia. Negara itu memaksakan pembalakan selektif. Tidak lebih dari satu pohon pada setiap hektar. Hutannya adalah salah satu dari sumber perekonomian terpenting dari negara itu, tapi hutan itu memiliki waktu untuk diperbaharui. Suatu program muncul untuk menjamin managemen hutan yang lestari. Itu harus menjadi suatu keharusan.

Bagi para konsumen dan produsen, keadilan adalah suatu kesempatan untuk diraih. Jika perdagangan itu adil, saat pembeli maupun penjual mendapat manfaat, setiap orang bisa makmur dan mendapat nafkah yang pantas. Bagaimana bisa ada keadilan dan kesetaraan antara orang yang hanya memiliki tangan mereka sendiri sebagai peralatan dan mereka yang memanen tanaman mereka dengan mesin dan subsidi pemerintah? Mari kita menjadi konsumen yang bertanggung jawab. Pikirkan tentang apa yang kita beli!

Terlalu terlambat untuk menjadi seorang pesimis. Saya telah melihat pertanian dalam skala manusia. Itu bisa memberi makan seluruh planet jika produksi daging tidak mengambil makanan dari mulut orang. Saya telah melihat rumah memproduksi energi mereka.

Lima ribu orang hidup di daerah ramah-lingkungan yang pertama di dunia di Freiburg, Jerman. Kota lain bergabung dengan proyek itu. Mumbai adalah yang ke-1000 yang bergabung dengan Pemerintah Selandia Baru, Islandia, Austria, Swedia dan negara lain yang telah membuat pengembangan sumber energi berkelanjutan sebagai prioritas utama.

Saya tahu bahwa 80% dari energi yang kita konsumsi berasal dari sumber energi fosil. Setiap minggu, 2 pembangkit listrik tenaga batu bara yang baru dibangun di China semata. Tetapi saya juga melihat, di Denmark, sebuah prototipe dari pembangkit listrik tenaga batu bara yang melepaskan karbon ke tanah dan bukannya ke udara. Sebuah solusi untuk masa depan? Belum ada yang tahu.

Saya telah melihat, di Islandia, sebuah pembangkit listrik yang bertenaga geotermal. Daya geotermal. Saya telah melihat ular laut berbaring di atas gelombang laut untuk menyerap energi dari gelombang dan memproduksi listrik.

Saya telah melihat ladang angin di pantai Denmark yang memproduksi 20% dari listrik negara itu.

Amerika Serikat, China, India, Jerman, dan Spanyol adalah investor yang terbesar dalam energi berkelanjutan. Itu telah menciptakan lebih dari 2,5 juta pekerjaan. Di manakah di Bumi dimana angin tidak bertiup?

Saya telah melihat padang pasir yang luas terpanggang matahari. Segalanya di Bumi berhubungan dan Bumi berhubungan dengan matahari, sumber energi asalnya. Tidak bisakah manusia meniru tumbuhan dan menangkap energi matahari? Dalam satu jam, matahari memberikan Bumi jumlah energi yang sama dengan yang dikonsumsi oleh semua manusia dalam setahun. Selama Bumi ada, energi matahari tak akan pernah habis. Yang perlu kita lakukan adalah berhenti mengebor Bumi dan mulai melihat ke langit. Yang perlu kita lakukan adalah belajar mengolah matahari. Semua percobaan ini hanyalah contoh, tetapi mereka membuktikan suatu kesadaran baru. Mereka meletakkan tanda bagi petualangan baru manusia berdasarkan moderasi, kecerdasan dan berbagi.

Inilah waktunya bekerja sama. Hal yang penting bukanlah apa yang telah hilang, melainkan apa yang tersisa. Kita masih memiliki separuh dari hutan dunia, ribuan sungai, danau, gletser, dan ribuan spesies yang tumbuh subur. Kita tahu bahwa solusi ada di sana saat ini. Kita semua memiliki kekuatan untuk mengubah. Jadi apa yang kita tunggu?

Tergantung kita untuk menulis apa yang terjadi selanjutnya

SEJARAH ASTRONOMI INDIA

SEJARAH ASTRONOMI INDIA


Astronomi India sangat dipengaruhi oleh pandangan mereka terhadap agama dan spiritual dari seluruh dunia, namun merupakan hasil obervasi dan fenomena yang akurat. India bertindak sebagai katalis bagi pertumbuhan matematika di dunia, bahkan merupakan salah satu warisan terbesar yang diberikan oleh India kepada dunia Barat.

ASTRONOMI INDIA, ASTROLOGI DAN KITAB WEDA

Catatan pertama astronomi di India 2000 BCE, yang ditemukan dalam kitab Rgweda (c1700 1100 SM), salah satu dari teks-teks yang utama dan terutama Hindu. Para astronom India kuno dulu menggunakan bintang-bintang dan planet-planet untuk membuat grafik Astrologi serta membaca pertanda, merancang model matematika yang canggih dan mengembangkan teori menarik, yang banyak dilewatkan oleh negara Islam dan Eropa.
Rgweda menunjukkan bahwa orang-orang India telah membagi 1 tahun dalam 360 hari, membagi 1 tahun menjadi 12 bulan dan tiap bulan 30 hari. Setiap 5 tahun, dua periode interkalari ditambahkan untuk membawa kalendar kembali sesuai dengan tahun solar, memastikan bahwa tahun rata-rata 366 hari. Namun, tahun India masih bermigrasi empat hari di setiap lima tahun, dan astronom India terus-menerus tweak dan disesuaikan kalender mereka selama ribuan tahun. Teks ini juga menunjukkan bahwa orang-orang Indian digunakan empat poin Kardinal untuk memastikan orientasi benar altar
Wedangga Jyotisa, merupakan teks Weda pertama yang menunjukkan adanya data data astronomi, menunjukkan rekaman kejadian sampai dengan 4000 SM, meskipun banyak archaeoastronomer percaya bahwa teks ini mungkin merupakan hasil pengamatan 11 000 SM. Mereka menunjukkan bahwa beberapa catatan mungkin merupakan salinan dari catatan-catatan sebelumnya, namun hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
ASTRONOMI INDIA DAN ERA SIDDHANTIC
Pada periode ini muncul sebuah era baru dari perkembangan astronomi yang menyimpang dari Weda. Era ini disebut Era Siddhantic, era ini ditandai dengan adanya serangkaian buku yang disebut Siddhanat. Merupakan sebuah buku yang memetakan tahun matahari, periode bulan, gerhana matahari dan bulan, dan gerakan planet. Era Siddhantic menghasilkan tiga astronom besar India, namun sayangnya mereka tidak banyak dikenal di dunia barat, meskipun mereka telah membuat kemajuan besar dalam bidang astronomi.
Astronom India mengusulkan bahwa bintang-bintang bentuknya persis seperti matahari, namun lebih jauh, pada waktu ketika orang Yunani masih menggunakan bola langit kristal untuk menjelaskan kosmos. Mereka juga mengerti bahwa bumi itu bulat, dan astronom India mencoba menghitung keliling planet.
Sulit untuk menggambarkan secara pasti pikiran orang India, karena banyak dari pengamatan dan ide-ide mereka yang terungkap dalam ayat-ayat keagamaan, yang selalu terbuka untuk diinterpretasi. Yajnavalkya (c 3 MASEHI) percaya pada heliosentrik alam semesta, meskipun ayat-ayat pada awal 3000 SM menyinggung masalah ini, namun rujukan-rujukan awal ini meragukan dan kita harus berhati-hati untuk menerapkan definisi ini sama seperti yang kami lakukan untuk megalitik astronomi dan ini dilakukan untuk menghindari bias konfirmasi. Dalam teksnya, Shatapatha Brahmana, ia juga mengukur jarak matahari dari bumi, dan jarak bulan dari bumi, 108 kali diameter bumi, sangat dekat dengan pengukuran modern 107.5 untuk matahari dan 110.6 dari bulan.
ARYABHATA (B476 CE)
Yang pertama dicatat dengan benar Siddhantic astronomi dimulai pada abad ke-5 CE, yang mana para astronom India seperti Aryabhata (b476 CE) mulai mengadopsi pendekatan yang lebih teliti, menjauhkan dari mistisisme dan menekankan pada penghitungan kalender. Aryabhata ditambahkan ke dalam teori heliosentrik, karena dia mengusulkan teori bahwa bulan mencerminkan cahaya matahari, teori ini juga diusulkan oleh beberapa orang Yunani namun tidak digunakan. Dia mengusulkan bahwa bumi diputar oleh langit, walaupun teori ini belum ditemukan sampai Renaisans Eropa dan Copernicus.
Idenya tentang model matematik tentang bagaimana perhitungan gerhana, akhirnya menemukan solusi dan berkembang hingga ke Eropa dan hal ini dipengaruhi oleh cara berpikir Renaissance. Bukunya, Aryabhatia, diterjemahkan ke dalam bahasa latin pada abad ke-13. Karya ini memberikan negara-negara Eropa beberapa metode untuk mengukur volume bola dan segitiga serta metode untuk menghitung akar kuadrat dan akar kubus.
VARAHAMIHIRA (B 476 CE)
Pada abad ke-6, astronom India mengusulkan bahwa ada kekuatan yang sama yang memegang obyek ke bumi juga menahan tubuh itu di tempatnya. Ini adalah awal mula ide kesetimbangan Anaximander dan pengakuan dari teori proto-gravitasi, yang muncul lama sebelum Newton. Varahamihira mengusulkan bahwa harus ada semacam kekuatan yang menjaga objek dalam keadaan stasioner (diam).
BRAHMAGUPTA (B 598 CE)
Para astronom Siddhantic juga dipahami bahwa bumi itu bulat dan mencoba untuk menghitung keliling planet. Pada abad ke 7 CE, astronom Brahmagupta meyatakan 36.000 kilometer untuk keliling bumi, sangat dekat dengan angka yang sebenarnya.
POST SIDDHANTIC ASTRONOMY
Periode ini muncul karena kebangkitan Islam di India dan mengimpor teks-teks Yunani, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, ke daerah. Karena itulah era ini sering dikenal sebagai Zij Era, atas dasar tablet Zij yang berisi data astronomi. Tablet Zij pertama diterjemahkan dari bahasa Sansekerta, oleh Al-Khwarizmi (780-850 CE) dan termasuk adanya nomor nol dalam sistem sederhana India, yang merupakan kontribusi terbesar matematikawan Weda dalam penomoran dunia Barat. Pengaruh para astronom India tidak berakhir di sini, pekerjaan mereka akan terus digunakan oleh para ulama Islam dan akan membentuk salah satu pilar astronomi Islam. Selama Era Mughal besar India (1526-1725), teknik matematika Hindu bersama dengan teknik pengamatan Islam bersama-sama membawa kemajuan besar dalam astronomi. Melalui aneksasi kolonial Inggris di India, teknik ini menjadi bagian utama dari astronomi modern.
http://www.explorable.com

Sel dan Membran Sel

Sel merupakan unit fungsional terkecil dari semua makhluk hidup. Sel mampu menjalankan aktifitas kehidupan dalam bentuk tunggal atau jamak. Semakin tinggi tingkat organisasi kehidupan maka sel akan semakin kompleks dan mekanisme kehidupan yang terjadi juga semakin rumit. Membran plasma (membran sel) mengikat sel dan membungkus inti serta sitoplasma. Sitoplasma terdiri atas badan-badan khusus yang disebut organel yang terapung-apung  dalam mariks cair, dan sitosol yang terdiri atas air dan zat-zat terlarut seperti protein dan nutrien.

Membran plasma merupakan membran yang membatasi setiap sel, sebuah membran fosfolipida ganda (lipida berlapis dua) dengan ekor hidrofobik nonpolar yang mengarah ke dalam membran dan kepala hidrofilik polar yang membentuk permukaan dalam dan luar membran.

Gambar Lapisan ganda fosfolipida membran plasma.

Membran-Sel-Membran-Plasma1

Membran Plasma

Molekul protein dan kolesterol tersebar dalam membran fosfolipida yang fleksibel. Protein dapat menempel dengan longgar ke permukaan dalam maupun luar membran plasma (protein periferi), atau dapat berada di sepanjang membran, memanjang dari dalam ke luar (protein integral). Sifat mosaik protein yang tersebar di dalam matriks molekul fosfolipida yang fleksibelmenggambarkan model mosaik cair membran sel.

Halo dunia!

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika Anda menyukai, gunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengapa Anda memulai blog ini dan apa rencana Anda dengan blog ini.

Selamat blogging!